Memperpanjang SIM Bisa Secara Online, Berlaku Mulai April 2021

Memperpanjang SIM Bisa Secara Online, Berlaku Mulai April 2021

 

 

SAMAPTA.KALSEL.POLRI.GO.ID – Memperpanjang Surat Izin Mengemudi ( SIM) A dan C bakal makin mudah. Tak perlu datang ke kantor polisi karena perpanjangan SIM bisa dilakukan secara online.

Perpanjangan SIM secara online ini rencananya diterapkan mulai 1 April 2021.

Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi kalangan milenial khususnya, karena memperpanjang SIM bakal makin mudah. Cukup menggunakan smartphone atau laptop yang terhubung internet.

Seperti diketahui, proses perpanjangan masa berlaku SIM selama ini dilakukan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM di kantor Polres/ Polresta atau mobil SIM Keliling. Tapi dalam waktu dekat akan beralih ke sistem online.

Kabar itu disampaikan Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono, Senin 29 Maret 2021.

Menurut Istiono, terkait perpanjangan surat izin mengemudi (SIM), baik A (mobil) maupun C (motor), pemiliknya tak perlu lagi datang ke Satpas untuk melakukan perpanjangan SIM.

Cukup mengakses dengan aplikasi dari ponsel dan di rumah, SIM yang sudah diperpanjang masa waktunya akan diantar.

Begitu pula untuk program ujian tulis semua SIM baru yang prosesnya dijalankan secara daring.

“Sesuai dengan rencana, kita akan launching pada April 2021. Saat ini sedang tahap finalisasi dan kita akan terus bekerja keras untuk cepat serta tepat,” kata Istiono kepada Kompas.com, Senin 29 Maret 2021.

Ia pun berharap sebelum Lebaran keempat program itu, termasuk layanan SIM Online, sudah bisa diselesaikan.

“Mudah-mudahan di program 100 hari ke depan bisa tercapai 100 persen, dan masyarakat bisa menikmati pelayanan Polri yang lebih baik ke depan,” katanya dalam kesempatan terpisah.

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen Pol Yusuf menambahkan, layanan dimaksud bisa diunduh melalui App Store ataupun Play Store.

Tidak perlu lagi untuk melakukan pendaftaran di Satpas.

Selanjutnya, pemohon memverifikasi nomor telepon seluler dan muncul fitur registrasi untuk mencantumkan nomor induk kependudukan (NIK) sesuai kartu tanda penduduk (KTP) atau nomor SIM sebelumnya.

“Dari data NIK dan nomor SIM itu memang sudah terdaftar belum di data registrasi Polri bahwa dia benar atau tidak sudah membuat SIM. Kalau palsu, maka akan otomatis terdeteksi sistem sehingga dibatalkan,” ujar dia.

Lalu, pemohon cukup mengikuti instruksi hingga pembayaran dan memilih mekanisme pengambilan SIM baru.

Meski demikian, Istiono belum bisa memastikan layanan dimaksud akan menggantikan program Samsat Online Nasional yang tengah berjalan.

Perlu diketahui, jika sebelumnya masa berlaku SIM berdasarkan tanggal lahir pemilik maka kini berdasarkan tanggal penerbitannya.

Adapun untuk masa berlaku tetap lima tahun.

Hal ini berdasarkan surat telegram Korlantas Nomor ST/2664/X/Yan.1.1/2019, yang berisi bahwa masa kedaluwarsa dari SIM kini bergantung pada tanggal pencetakan.

“Sesuai dengan ketentuan, masa berlaku SIM ialah lima tahun sejak diterbitkan, bukan berdasarkan tanggal lahir lagi,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Maka dari itu, penting bagi setiap pemilik SIM C untuk teliti dan mengingat kapan harus melakukan perpanjangan masa berlaku SIM.

Biaya Perpanjangan SIM

Biaya perpanjangan SIM diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

Untuk pengendara sepeda motor, biaya perpanjangan SIM C adalah Rp 75.000.

Mengenai biaya juga sudah diatur sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yakni SIM C Rp 75.000.

Namun, ada tambahan biaya untuk tes kesehatan sebesar Rp 25.000 dan asuransi Rp 30.000, maka total biaya yang harus dikeluarkan untuk perpanjangan SIM C sebesar Rp 130.000.

 

sumber: https://banjarmasin.tribunnews.com/2021/03/30/memperpanjang-sim-bisa-secara-online-berlaku-mulai-april-2021?page=all

 

 

 

Check Also

Best dating sites for over 50

Many local newspapers had online personals in the mid 1990s but were bought out by …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *